Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan



Sibuknya dunia perkuliahan kita kadang melalai kan kita dari kewajiban sebagai seorang muslim, khususnya sebagai laki-laki, salah satunya adalah shalat berjamaah di masjid. Tugas yang banyak, baik tugas akademik ataupun amanah dari lembaga mahasiswa, waktu istirahat yang sedikit, dan lokasi masjid yang tidak dekat ini yang membuat kita merasa malas untuk shalat di masjid.


Sungguh pribadi ini malu bila terlewat shalat berjamaah di masjid. Pernahkah dirimu shalat di masjid menemui saudara kita yang memiliki kekurangan fisik namun tetap semangat mengisi shaf paling depan? Kemudian apakah kita yang diberikan karunia fisik sempurna tidak merasa terhina? Dengan segala kesehatan yang Allah berikan saja diri ini masih malas untuk membalas seruannya, bagaimana bila nikmat itu di cabut?

Padahal hal ini sudah jelas, dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata, “Seorang buta pernah menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berujar, “Wahai Rasulullah, saya tidak memiliki seseorang yang akan menuntunku ke masjid.” Lalu dia meminta keringanan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk shalat di rumah, maka beliaupun memberikan keringanan kepadanya. Ketika orang itu beranjak pulang, beliau kembali bertanya, “Apakah engkau mendengar panggilan shalat (azan)?” laki-laki itu menjawab, “Ia.” Beliau bersabda, “Penuhilah seruan tersebut (hadiri jamaah shalat).” (HR. Muslim no. 653)

Tidak kah kita malu? Bila seorang yang buta saja saat meminta keringan untuk shalat berjamaah tetap di minta untuk shalat di masjid, kemudian bagaimana dengan kita?

Yang membuat saya semakin malu adalah jurusan kuliah saya yang terkenal dengan "kejantanan"-nya. Yaitu jurusan Teknik Mesin. Jurusan yang memiliki mayoritas kaum adam ini memang terkenal "laki banget". Terkadang hal ini membuat timbulnya rasa bangga bercampur sombong dalam hati. Namun benarkah kami se-"laki" itu?

Saat Mecman (Mechanical Mania - Supoter Mesin) aja berdiri paling depan, saat shalat kok paling belakang? Bahkan kadang tidak ikut?

Ngakunya cowo, apalagi cowo mesin, tapi shalat di kos? Udah, pakai mukena aja sana! 

Kalau gak mau, yuk mulai sekarang yakin kan diri, luruskan niat, shalat berjamaah di Masjid. [YAS]



Pakai Mukena Aja Sana!

Posted by : Unknown
Kamis, 20 Agustus 2015
0 Comments

Banyak sekali kesempatan yang kita jumpai di dalam kehidupan ini. Baik di sekolah atau perkuliahan, di organisasi maupun di kehidupan sosial. Namun pernahkah kamu merasakan kesempatan tersebut hilang begitu saja karena kita kurang sigap dalam meraihnya? Yaps, saya pun merasakannya. Mungkin hal tersebut mambuat kita didahului orang lain dan hanya menjadi pengikut.
Jika kita lihat dalam kehidupan ini orang yang pertama lah yang menjadi sorotan utama. Sampai terkadang orang kedua, ketiga dan seterusnya. Contohnya, tahukah kamu orang kedua yang mendarat di bulan? Pasti sebagian besar menjawab tidak, tapi mereka tahu orang yang pertama. 
Ya, pendaratan Apollo 11 di bulan terjadi pada 20 Juli 1969. Pada tanggal 21 Juli 1969, Armstrong turun dari modul lunar ke permukaan bulan sehingga menjadikannya manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan. Armstrong kemudian diikuti oleh Edwin Eugene ‘Buzz’ Aldrin, yang dengan demikian menjadi orang kedua yang menginjakkan kaki di permukaan bulan. Apakah Buzz tidak sehebat Armstrong? Belum tentu. Mereka berada pada modul yang sama, tentunya mereka adalah orang pilihan yang telah melewati berbagai seleksi dengan ketat. Namun apa yang membedakan Armstrong dan Buzz? Simple, Armstrong yang pertama dan Buzz mengikuti.
Contoh lainnya dapat kita simak dari hadist berikut:
Abu Hurairah r.a. berkata: Aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda:  Akan ada rombongan dari umatku tujuh puluh ribu masuk surga tanpa hisab, bercahaya muka mereka bagaikan bulan purnama.
Abu Hurairah r.a. berkata: Maka berdirilah Ukasyah bin Mihshan Al-Asadi sambil menjinjing selimutnya, lalu berkata: Ya Rasulullah. doakan semoga Allah menjadikan aku dari golongan mereka. Maka Nabi saw. berdoa: Ya Allah, jadikanlah dia dari golongan mereka.  Kemudian seorang sahabat Anshar berdiri dan berkata: Ya Rasulullah doakan semoga Allah menjadikan aku dari golongan mereka.  Jawab Nabi saw.: Engkau telah didahului oleh Ukasyah r.a.  (Bukhari, Muslim).

Apa yang membedakan Ukasyah dengan sahabat Anshar tersebut? Yaps, lagi lagi karena Ukasyah lah yang pertama kali meminta sedangkan sahabat Anshar hanya mengikuti.

Karena itu sobat jadilah orang yang pertama, jangan lewatkan kesempatan yang ada di depan kita. Karena secara fitrah kita adalah yang pertama, sebelum dilahirkan kita lah sperma pertama yang masuk kedalam ovum. Yuk kembali jadi yang pertama, jadilah pelopor bukan pengekor.

Sebuah Quote untuk mengakhiri artikel ini.
"Jadilah yang pertama, jika tidak bisa, jadilah yang terbaik, jika tidak bisa pula, jadilah yang berbeda"

Jadilah yang Pertama!

Posted by : The Blog 25
Selasa, 24 Desember 2013
0 Comments


28 langkah menuju kebahagiaan oleh Sheikh `A'id Al-Qarni
Berikut ini adalah tips-tips untuk mencapai kebahagiaan yang diberikan oleh Sheikh `A'id Al-Qarni (Pengarang buku La Tahzan / Jangan bersedih):

1. Apabila anda berada pada pagi hari, jangan menunggu datangnya waktu sore. Hiduplah dalam batasan hari ini saja. Curahkan perhatian anda untuk memperbaiki hari ini. Hal ini dijelaskan dalam hadits berikut:

"Ketika kamu di sore hari, jangan mengharap untuk melihat esok pagi, dan ketika anda di pagi hari jangan mengharap untuk melihat sore hari."(Al-Bukhari)

2. Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang
terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohon.

3. Biarkan masa depan datang dengan sendirinya. Jangan mencemaskan hari esok, kerana jika anda telah memperbaiki hari ini, pastilah hari esok akan baik pula.

4. Jangan mudah tergoncang pada kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian dan sadarilah bahwa kritikan itu akan mengangkat harga diri Anda setara dengan kritikan tersebut.

5. Yakinlah kepada Allah SWT dan berbuat baik; kedua hal itu adalah resep agar hidup anda lancar dan bahagia.

6. Ketahuilah, bahwa dengan dzikir kepada Allah, hati menjadi tenang dan dosa akan terhapus. Dengan dzikir pula, Zat Yang Maha Mengetahui segala hal yang ghaib akan meridhai dan segala kesusahan akan sirna.

7. Anda harus tahu dengan pasti bahwa semua yang terjadi telah sesuai qada' nya.

8. Jangan pernah mengharap ucapan terima kasih dari orang lain. Cukup bagi anda pahala yang diberikan oleh Dzat tempat bergantung semua makhluk. Anda tak perlu takut kepada orang kufur, pendendam, dan iri.

9. Persiapkan diri Anda untuk menerima kemungkinan terburuk

10. Mungkin yang telah terjadi adalah yang terbaik untuk anda meskipun anda belum memahaminya kenapa bisa seperti itu.

11. Semua qadha’ bagi seseorang muslim baik adanya.

12. Hitunglah segala nikmat yang telah Allah berikan kepada anda dan bersyukurlah atas nikmat-nikmat tersebut.

13. Keadaan anda lebih baik dibanding yang lain.

14. Kemudahan selalu ada bahkan di tiap kesusahan akan ada kemudahan.

15. Ketika dalam kesulitan seseorang harus selalu shalat dan berdoa sedangkan ketika diberikan kemudahan seseorang harus bersyukur dan berterimakasih.

16. Bencana-bencana yang datang menguji anda semestinya memperkuat hati anda dan membentuk kembali pandangan anda dalam cara yang positif.

17. Jangan biarkan hal-hal yang sepele menjadi sebab kehancuran anda.

18. Selalu ingat bahwa Tuhanmu adalah Maha Pengampun.

19. Kembangkan sikap luwes dan hindari marah.

20. Kehidupan ini tak lebih hanya sekedar roti, air dan bayangan. Maka tak usahlah bersedih jika semua itu ada.

(Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan
terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.) (Adz-Dzaariyaat 51: 22)

21. Sesuatu yang paling jahat yang semestinya terjadi akhirnya tidak pernah terjadi.

22. Lihatlah mereka yang diberikan kesusahan lebih daripada kita dan bersyukurlah bahwa kita diberikan sedikit kesusahan dibanding mereka.

23. Camkan di pikiran bahwa Allah SWT mencintai mereka yang tabah dalam menghadapi ujian, jadilah seperti salah satu dari mereka.

24. Secara rutin ucapkanlah doa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika kita menjalani masa-masa sulit.

25. Bekerja keraslah pada sesuatu yang menghasilkan dan jauhi kemalasan.

26. Jangan menyebarkan gosip dan jangan pula mendengarkannya. Jika anda mendengar gosip secara tidak sengaja maka janganlah mempercayainya.

27. Ketahuilah bahwa kebencian dan usaha anda untuk membalas dendam lebih berbahaya bagi kesehatan anda sendiri dibandingkan ke musuh anda.

28. Kesukaran yang menimpamu akan menghapus dosa-dosamu seandainya kamu bersabar.


Sumber: Islamonline

28 langkah menuju kebahagiaan oleh Sheikh `A'id Al-Qarni

Posted by : The Blog 25
Sabtu, 31 Maret 2012
0 Comments
Assalamualaykum Wr. Wb.


Pernahkah sobat mendengar atau pun membaca tentang konsep "TRIAL AND ERROR"?? Konsep satu ini memang sering kita jumpai disekitar kita bahkan, menjadi salah satu materi dalam mulok (muatan lokal) Character Building di beberapa sekolah..

Secara teori konsep ini mengajarkan kita untuk terus mencoba walaupun kita mendapatkan kegagalan.. Lalu apa masalahnya dengan itu?? Yang menjadi permasalahan di sini adalah 'apakah sobat mau terus mencoba dan akhirnya hanya mendapatkan kegagalan?'.. Tentu semua orang tidak ingin mencoba hanya untuk gagal..

Ini adalah salah satu konsep yang perlu dibenarkan.. Untuk apa kita mencoba dan gagal (Trial and Error) jika kita dapat berusaha agar kita dapat mencapai keberhasilan.. Contoh yang paling simpel adalah ujian SNMPTN tulis yang Insya Allah akan sobat hadapi.. Jika sobat memakai konsep "Trial and Error", apakah sobat ingin gagal terlebih dulu saat ujian kemudian mencoba lagi tahun depan..?? Haduh, gak mungkinlah ada orang yang mau ikut tes hanya untuk gagal.. Pasti saat sobat mengikuti tes itu karna ingin diterima di perguruan tinggi negeri yang sobat favoritkan bukan?

Ayo kita perbaiki konsep yang satu ini.. Tidak ada lagi yang namanya "Trial and Error".. Mari kita ganti konsep tersebut dengan "Trial and Success".. Yang dimaksud dengan "Trial and Success" adalah berusaha semaksimal mungkin agar kita sukses dalam usaha kita.. Seperti yang sudah saya ungkap diatas, untuk apa mencoba dan gagal disaat kita bisa mencoba dan sukses.. :D

Mungkin sobat bertanya-tanya "Tapi, bukankah "Trial and Error" bermaksud agar di saat kita gagal, kita dapat mempelajari hal-hal yang menyebabkan kita gagal.. Sehingga dalam 'Trial' berikutnya kita dapat berhasil?".. Ya mungkin ada benarnya itu, tapi apakah sobat mau gagal terlebih dahulu sebelum berhasil?? Maukah sobat gagal dalam Ujian Sekolah kemudian mempelajari kenapa sobat gagal dan akhirnya mencoba lagi tahun depan?? Pasti tidak..

Kita tidak perlu gagal terlebih dahulu.. Konsep "Trial and Success" ini dapat sobat lakukan dengan mempelajari kesalahan orang lain.. Untuk apa menunggu diri kita berbuat salah jika Allah SWT telah memberikan kita berbagai contoh dan sejarah.. Dari situlah kita dapat mempelajari berbagai hal yang mendukung kita agar mencapai kesuksesan..

Saya jadi ingat, Shiori dari Manga The World God Only Know pernah berkata "Only a fool learns from his own mistakes. The wise man learns from the mistakes of others.".. Ternyata benar juga kata-katanya.. Haha..

(Ooh Shiori.. Kawaiinya dirimu.. Uuughh!!~ *^^*)

Karna itu sobat, mari kita buang jauh jauh konsep "Trial and Error" dan tanamkan dalam diri tentang konsep "TRIAL AND SUCCESS".. Semoga kesuksesan selalu menyertai kita bersama Ridho-Nya.. Terimakasih telah membaca jangan lupa follow blog ini ya.. :3

Wassalamualaykum Wr. Wb.

Say no to "Trial and Error"!!

Posted by : The Blog 25
Rabu, 22 Februari 2012
0 Comments
Ya!! Lagu ini ditunjukan untuk mu.. Untuk kita, para PEMUDA BANGSA!! So, coba maknai dan rengungkan lirik lagu berikut.. :D



Lirik Lagu A. Simanjutak Bangun Pemudi Pemuda Lyrics

Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra negri

English Translation:
Rise o youth of Indonesia
Prepare yourself for this country
The Future of this country is in your hand
It is in your responsibility for this country
It is in your responsibility for this country

Alway endeavor, honest and sincere
Limit your speech keep your hard work
Strong Integrity Focus with a clear mind
Be polite o sons of this country
Be polite o sons of this country

Bangun Pemudi Pemuda

Posted by : The Blog 25
Minggu, 08 Januari 2012
0 Comments
Kemarin saya iseng iseng cari kiat kiat sukses untuk menempuh SNMPTN.. Ya, itu jadi pikiran galau saya selama ini.. Kira kira sanggupkah saya nanti menempuh SNMPTN..?? BISA!! Insyaallah sanggup..!! Tapi, yang jadi masalah gimana cara ngilangin galau SNMPTN ini..?? Ternyata isengnya saya ini membuahkan hasil.. Saya memdapatkan E-book yang cukup inspiratif, yang dapat membantu sahabat-sabahatku ini untuk menghilangkan galau SNMPTN.. Oke, silahkan didownload E-booknya.. Walaupun ini ver 1.5 terbitan tahun 2009 tapi masih bermanfaat kok..

CEKIDOT!!


File type : .pdf
Size : 1.4 MB

Choose one server below

Server 4shared.com

http://www.4shared.com/file/117341013/812959b3/Strategi_Lulus_SNMPTN_SPMB_for_Dummies_15_Pro.html

Server ziddu

http://www.ziddu.com/download/5559696/StrategiLulusSNMPTNSPMBforDummies1.5Pro.pdf.html

Sumber: http://yorigroup.wordpress.com/2009/03/28/ebook-strategi-lulus-snmptn-spmb-umptn-telah-terbit/

Sukses SNMPTN!!

Posted by : The Blog 25
Minggu, 01 Januari 2012
0 Comments

- Copyright © Yoga Ady Samudra - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -