Tampilkan postingan dengan label Dakwah. Tampilkan semua postingan

Terkadang hati ini enggan menyeru dalam kebaikan. Bukan berarti tidak sudi melakukannya, siapa yang tidak mau dihampiri pahala yang didapat saat orang lain melakukan kebaikan yang diserukannya. Tanpa berbuat pun pahala itu datang, hanya perlu menyeru. Tapi kenapa hati ini tetap enggan? Bukan kah jelas Rasulullah bersabda:

"Barang siapa menyeru kepada petunjuk (kebenaran dan kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala yang di dapat oleh orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun." (HR Muslim)

Ada yang salah. Mungkin karna pribadi ini sadar, ia tidak sebaik yang ia serukan. Perasaan itu yang terus menghantui, banyak pribadi yang lebih baik, dan mereka tidak menyeru. Kemudian, mengapa pribadi ini harus menyeru? Mengapa tidak mereka? Akankah pribadi ini seperti yang ia serukan? Bukankah Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan." (As-Shaf 2-3)

Takut, ya takut sekali rasanya. Disaat pribadi ini ingin menyeru dalam kebaikan, terasa ketakutan tersendiri. Karena pribadi ini lah yang tahu, tahu ia tidak sebaik yang terlihat. Karena ia tahu betul siapa dirinya, berapa banyak maksiat yang ia telah perbuat, betapa kotornya dirinya berlumuran kotoran dosa yang menjijikan.

Disaat telah menyeru, akan kah seruan itu hanya sekedar riya belaka? Agar terlihat alim dikalangan teman saja. Karena ingin dipercaya untuk jabatan yang sudah ditarget. Supaya dapat menarik perhatian lawan jenis yang diincarnya. Astagfirullah, naudzubillahimindzalik.

Namun, akankah semua itu menghentikan pribadi ini untuk menyeru kebaikan?

Renungan Diri; Menyerukan Kebaikan.

Posted by : Unknown
Minggu, 20 Juli 2014
0 Comments

Code;Breaker menceritakan tentang sekelompok "esper" dengan ketuatan berbeda beda yang ditugaskan untuk menghapus kejahatan yang ada. Namun cara yang mereka gunakan memang terkesan kejam, kata "menghapus kejahatan" diartikan dengan benar benar menghilangkan atau secara gamblang dengan membunuh pelaku kejahatan tersebut.

Sakurakouji Sakura heroine pada kisah ini tidak dapat menerima cara tersebut. Menurutnya pasti ada cara lain untuk menghapus kejahatan tanpa harus membunuh sang pelaku. Inilah yang membuat Sakura marah ketika melihat Ogami Rei, hero pada kisah ini, menghabisi targetnya dengan kekuatan api biru dari tangannya. Namun, Ogami sendiri menganggap Sakura terlalu naif dalam melihat suatu masalah.

Ogami Rei memiliki suatu pripsip yang sering dia ucapkan:
"An Eye for an Eye, a Tooth for a Tooth, and Evil for Evil."
Saya cukup tertarik dengan kata-kata Ogami tersebut, meskipun tidak semua kejahatan harus dibalas dengan kejahatan. Tapi tahukah kamu, bila di dalam kitab kitab pada agama tertentu ternyata terdapat pembahasan tentang hal ini. Biasanya disebut dengan hukum Qisas.

Qisas sendiri (bahasa arab: قصاص) adalah istilah dalam hukum islam yang berarti pembalasan (memberi hukuman yang setimpal), mirip dengan istilah "hutang nyawa dibayar nyawa". Yang menarik, setelah saya menonton Code;Breaker saya mendapati ayat berikut saat membaca Al-Qur'an.
"Dan Kami tetapkan atas mereka di dalamnya (Taurat) bahwa jiwa dibalas dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka pun ada Qisasnya. Barangsiapa yang melepaskan hak Qisas, maka melepaskan hak itu jadi penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka adalah orang-orang yang zalim." (Al Maidah:45)
 Dalam bahasan kali ini kita akan terfokus pada kalimat:
Alnnafsa bialnnafsi.. (Jiwa dibalas dengan jiwa)
Waal'ayna bial'ayni.. (Mata dengan mata)
Waal-anfa bial-anfi.. (Hidung dengan hidung)
Waaludzuna bialudzuni.. (Telinga dengan telinga)
Waalssinna bialssinni.. (Gigi dengan gigi)
Waaljuruuha qisasun.. (Dan luka luka pun ada qisasnya) 
Subhanallah, maha besar Allah dengan segala firman-Nya. Sudah terbukti kelengkapan dan kesempurnaan Al-Qur'an. Gak cuma Ogami Rei yang bisa keren sambil ngomong "An Eye for an Eye, a Tooth for a Tooth, and Evil for Evil.". Insya Allah jika kita mempelajari firman-Nya kita juga gak kalah keren. Hehe.

Code;Breaker "An Eye for an Eye, a Tooth for a Tooth, and Evil for Evil."

Posted by : Unknown
Sabtu, 16 November 2013
0 Comments
Rekayasa Lembaga Dakwah Kampus

Ditulis oleh: Ridwansyah Yusuf Achmad (Kepala GAMAIS ITB)
Diringkas oleh: Yoga Ady Samudra (Staff HRD KSIM Mesin UNDIP)

       Lembaga Dakwah Kampus atau biasa di singkat LDK merupakan salah satu sarana dakwah yang ada di Universitas atau Kampus dimana mahasiswa dan masyarakat kampus menjadi target dari dakwah tersebut. Agar LDK ini dapat berjalan dengan baik perlu adanya penyinergisan dan struktur skematik yang baik dari para kader LDK. Dalam buku Rekayasa Dakwah Kampus yang ditulis oleh Ridwansyah Yusuf Achmad (Kepala GAMAIS ITB) dipaparkan cara mencapai tujuan tersebut. Diantaranya:

      Membangun kader yang baik, kader yang baik diperlukan agar LDK dapat berjalan sesuai tujuan nya. Lalu kader seperti apa yang diinginkan? Setidak nya ada 3 target yang harus dimiliki setiap kader, yaitu jiwa kepribadian seorang muslim, jiwa kepemimpinan dan potensi lainnya sesuai dengan minat bakat yang dimiliki masing masing kader.

      Membangun massa, masa juga diperlukan bagi LDK, baik berupan simpatisan maupun jumlah kader yang banyak. Tentu untuk kader tidak hanya jumlah, namun juga kuliatas yang baik seperti yang sudah dijelaskan pada point pertama. Untuk simpatisan dapat berupa mahasiswa, ataupun dosen sekalipun. Memang ada cara berbeda untuk berdakwah pada dosen. Kita bisa memintanya menjadi pembimbing, peanasehat, atau peran tertentu pada sebuah kajian. Dengan begitu dosen dapat ikut serta dalam kegiatan LDK kita dan secara berlahan menjadi simpatisan LDK.

      Membangun Kampus Konsep Islami, untuk membagun kampus konsep islami perlu penyinergisan antara lembaga mahasiswa atau pun birokrasi. Jika lembaga atau himpunan mahasiswa dan birokrasi telah berjalan dengan ideology yang sama atau paling tidak setuju dan tidak melarang kegiatan dakwah kampus, maka Konsep Kampus Islami dapat diterapkan. Namun bila tidak LDK dapat ditempatkan disektor lain dengan fungsi yang sama, seperti LDK sebagai unit kegiatan mahasiswa, LDK sebagai Dewan Kesejahteraan Masjid, maupun LDK sebagai bagian dari lembaga mahasiswa lainnya.

         Cara lain untuk membangun kampus dengan konsep islami adalah memanfaatkan akder dengan potensi lebih. Jika hubungan antara LDK dan HM kurang baik, kita dapat mengisipkan kader LDK pada kepengurusan HM sehingga ada penegah antara LDK dan HM.

      Memperbanyak massa kader, semakin banyak kader semakin luas penyebaran dakwah yang ada, semakin sedikit pula beban yang harus ditanggung tiap kadernya. Kita dapat menerapkan fungsi marketing dalam memperbanyak jumlah kader. Bila setiap kader diberi amanah mencari 1 kader baru setiap bulannya, maka dalam 4 bulan saja jumlah kader bisa menjadi 16 kali lipatnya. Sepertinya waktu 1 bulan merupakan waktu yang lama untuk merecruit hanya 1 orang.

      Memperbaiki data kader, setelah kader dengan jumlah yang banyak diperoleh kita perlu mendata informasi dari kader kader tersebut, baik dengan via sms, mengisi form yang sediakan HRD secara manual ataupun online. Hal ini diperlukan untuk mejajahi kemampuan kader dan memberikan tugas serta amanah yang sesuai dengan kader tersebut. Sehingga alur kerja LDK dapat berjalan dengan baik.

        Kader menjadi wajah LDK, kader merupakan kesan pertama dari LDK. Sehingga kader diharapkan dapat member contoh bagi masyarakat kampus. Hal yang simple contohnya, seperti menebar senyum, menjadi pribadi yang menyenangkan dsb. Dengan demikian masyarakat kampus akan lebih tertarik dan menjadi simpatisan LDK. Kader yang memiliki IP 4 misalnya, dapat menjadi contoh dan memiliki daya jual tersendiri, ia dapat membuktikan di tengah sibuknya agenda dakwah tidak mengganggu akademisnya. Dengan demikian sangat diperlukan penjagaan dan pembinaan kader yang baik agar wajah LDK selalu baik dihapadan masyarakat.

        Menjadi LDK yang mandiri, perlu disadari kita perlu menjadi LDK yang mandiri dimana LDK dapat berjalan mencapai tujuannya secara mandiri. Dengan demikian kita perlu menyiapkan criteria apa yang harus dipenuhi agar LDK dapat dikatakan sebagai LDK yang mandiri. Diantaranya meningkatkan jumlah pementor dari tahun ketahun. Memang sudah terlihat diberbagai universitas besar LDK sudah tersusun dan dapat berjalan secara mandiri, mereka adapat menyemarakan pemilihan ketua LDK secara besar, memiliki kas yang besar, memiliki banyak kader dengan struktur departemen yang rapih, nyaman dalam berdakwah karena lengkap nya fasilitas dan lain lain. Namun yang perlu ditekankan tidak semua LDK yang ada sudah seperti itu, masih banyak LDK yang sesulitan dalam dakwahnya karna jumlah kader yang sedikit. Masih susah dalam legalkan LDK dikampusnya, masih kurang tenaga sebagai pembina dan permasalahan dakwah lainya. OLeh karna itu disamping menjadi LDK yang mandiri, LDK saling simpati satu sama lain. Jika memang LDK dikampusnya sudah baik, untuk apa menunggu, segaralah membatu LDK lain yang “akan mandiri”.

     Memperluas Jaringan LDK dengan FSLDK, FSLDK yang memiliki kepanjangan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus merupakan suatu sarana berkumpulnya, bertukar pikiran, saling berbagi ilmu, membantu satu sama lain antar LDK. Di FSLDK kita dapat memperluas jaringan LDK hingga skala nasional. Dengan jaringan ini diharapkan LDK yang “akan mandiri” lebih terbantu oleh LDK yang telah mandiri.

    Sinergi antar departemen dan lembaga LDK, setelah semua hal diatas terpenuhi, kita tidak boleh melupakan faktor internal, struktur di LDK itu sendiri. Disini diperlukan pengawasan dan penempatan struktur yang baik agar tiap tiap departemen pada LDK dapat bersinergi satu sama lain, serta agar LDK yang ada pada sebuah kampus atau bahkan skala nasional dapat bersinergi dengan baik. Oleh karna itu perlu adanya pedoman dakwah yang dirancangkan bersama. Hal ini dapat dimusyawarahkan pada syuro tahunan diawal kepengurusan.


     Jika setiap aspek diatas telah terwujud, Insya Allah LDK akan berjalan dengan baik dan tujuan LDK dapat tercapai yaitu men-dakwah-kan islam pada lingkup kampus dan mencetak kader-kader islami untuk kepentingan islam dimasa mendatang.

e-book: http://ridwansyahyusufachmad.com/analisis-instant-problematika-dakwah-kampus/
sumber: http://ridwansyahyusufachmad.com/

Rekayasa Lembaga Dakwah Kampus

Posted by : The Blog 25
Senin, 21 Oktober 2013
0 Comments
Assalamualaykum. Wr. Wb.



Selamat malam sobat 25, kali ini saya akan membahas masalah landasan dalam mempelajari ilmu. Karena sungguh aneh jika kita mempelajari sesuatu pengetahuan tanpa mengetahui dasar apa yang menyebabkan kita mempelajari ilmu tersebut. Oleh karna itu sekarang saya akan sedikit sharing tentang landasan saya menjalani perkuliahan.

Seperti yang tertera di page "About Me" saya sedang menjalankan perkuliahan di Universitas Diponegoro, tepatnya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Sebelumnya hal yang mendasari saya mengambil jurusan ini karena mempertimbangkan mata pelajaran favorit saya yaitu fisika. Di samping itu saya juga suka mendesain jadi menurut saya teknik mesin adalah jurusan yang pas. (Walaupun itu sempat teralihkan karena orang tua saya meminta saya untuk masuk ke jurusan pertambangan)

Dalam sebuah liqa, mentor saya membahas masalah ilmu dalam Al-Qur'an. Beliau menerangkan bahwa setiap ilmu pasti sudah dijelaskan di Al-Qur'an. Hal ini yang membuat saya tertarik tentang mencari ayat yang mendasari saya mempelajari Teknik Mesin. Dan Subhanallah, ternyata memang ada. Tepatnya pada surat Al-Hadid yang berarti besi, ayat 25 (pas sama nama blognya nih), berikut ayatnya:

"Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa."


Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Dalam ayat itu di jelaskan "...Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia...", seperti kita tahu Teknik Mesin merupakan ilmu yang mempelajari aplikasi dari prinsip fisika untuk analisis, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Di mana pembahasan tentang besi (logam) terdapat dalam Ilmu Bahan / Metalurgi. Dan tentunya kebanyakan mesin terbuat dari besi, kemudian mesin itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, kipas angin, mesin cuci, setrika, barang-barang elektronik, laptop, kamera digital dan lain lain. Sungguh terbukti kebenaran ayat ini, bahwa besi memiliki berbagai manfaat bagi manunsia.

Tunggu dulu ayat tersebut belum selesai "...dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.". Nah, ternyata dari berbagai manfaat yang ada Allah ingin melihat siapa yang menggunakannya untuk menolong agama Allah (islam) dan rasul-rasul-Nya. Karna itu gunakan manfaat yang didapat untuk kebaikan dan menolong agama-Nya, bukankah sekarang untuk melakukan lebih mudah? Untuk menghadiri sebuah majelis kita dapat menaiki kendaraan. Untuk beribadah Haji sudah ada pesawat. Untuk mendengar kajian islam, banyak kok rekaman-rekaman kajian. Jangan malah manfaat yang ada disalah gunakan, sehingga bukannya dipakai dalam kebaikan malah digunakan untuk bermaksiat kepada-Nya. Astagfirullah. (hapus tuh galge gak bener!)

Nah dari sini saya mendapat landasan saya mempelajari ilmu teknik mesin, untuk dapat memanfaatkan apa yang telah disediakan Allah (besi) sehingga dapat menolong agama Allah dan rasul-rasul-Nya. Semoga dengan landasan ini, apa yang saya pelajari bernilai ibadah, dan kelak saya dapat menjadi Engineer Indonesia yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan agama Allah. Aamiin.

Itu landasan ku? Ayat mana yang melandasi mu?

Wassalamualaykum. Wr. Wb.



Teknik Mesin - Al Hadid Ayat 25

Posted by : The Blog 25
Kamis, 14 Februari 2013
5 Comments
Assalamulaykum Wr. Wb.

Dari Nabi SAW, beliau bersabda: "Ada tujuh golongan yang bakal dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu:

Pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah (selalu beribadah), seseorang yang hatinya bergantung kepada masjid (selalu melakukan shalat berjamaah di dalamnya), dua orang yang saling mengasihi di jalan Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seseorang yang diajak perempuan berkedudukan dan cantik (untuk bezina), tapi ia mengatakan: "Aku takut kepada Allah", seseorang yang diberikan sedekah kemudian merahasiakannya sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang dikeluarkan tangan kanannya, dan seseorang yang berdzikir (mengingat) Allah dalam kesendirian, lalu meneteskan air mata dari kedua matanya." (HR Bukhari)

Mungkin kita sering mendengar hadist diatas, gak di sekolah, kuliah Subuh, Kultum di TV, kutbah di masjid dan sumber lainnya hadist ini sering sekali digembar-gemborkan. Tapi apakah kita telah melaksanakannya? Apakah kita telah tergerak untuk mengincar perlindungan Allah SWT. ini?

Hmm.. Memang keliatannya sulit untuk menjadi golongan-golongan diatas terutama (bagi saya) golongan orang yang menolak zina, karna Nabi Muhammad SAW. saja telah mangatakan "Perang yang terbesar adalah perang melawan hawa nafsu". Apalagi di hadist tersebut di katakan "diajak perempuan berkedudukan dan cantik", waduh waduh bisa gawat nih urusannya.

Tapi sadarkah sobat ada 1 perkara yang Insya Allah setiap orang dapat melakukannya. Yaitu "dua orang yang saling mengasihi di jalan Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah". Saat pertama kali saya membaca hadist ini saya memahami yang dimaksud di sini adalah pasangan lawan jenis, namun berbeda dengan salah satu sahabat saya. Begini ceritanya:

Siang itu kami sedang melaksanakan solat sunah ba'diah Dzuhur. Setelah itu seperti biasa kami ngobrol-ngobrol seperti biasa, membicara anime dan menghayal tentang masa depan kami. Dia memulai pembicaraan.

"Yog, nanti kuliah lu masih bikin komik gak? gua lagi ngelatih skill nih. Biar komik Indonesia nanti jadi bagus."

"Kuliah saya mau serius belajar, biar cepet lulus."

"Lah lu gak gambar lagi dong? Gimana sih."

"Nanti aja pas sudah lulus, nyambi-nyambi di tempat kerja."

"Bener ya, biar gua ada rivalnya nih. Lu jadi di UI?"

"Insya Allah, lu?"

"Dah, gua UI juga dah."

"Nanti kalo misah gimana ya?"

"Selow. Tapi yog, Insya Allah kita pas hari kiamat akan mendapat perlindungan dari Allah."

"Kenapa? Karna meramaikan masjid?"

"Itu boleh juga. Tapi yang gua maksud, kita ini adalah dua orang sahabat yang saling mencintai, bertemu karna Allah dan berpisah karna Allah."

(Saya tercengan sesaat, saya tidak menyangka pemikiran sahabat saya ini begitu jauh)

"Wih super banget! Lu emang sahabat gua."

(Kemudian kami berpelukan, tapi tetep normal kok gak maho.)

Saya tidak tahu pasti apakah pemahaman hadist tersebut dapat diartikan seperti itu. Tapi yang jelas jika semuanya diniatkan karna Allah, Insya Allah ridho-Nya selalu menyertai kita. Aamiin. Saya kagum dengan pemikiran sahabat saya ini. Insya Allah persahabatan ini tetap tergaja, dimana kami tertawa lebay bareng, cerita gak putus putus, ngecakin satu sama lain, nonton anime rame-rame dan hal-hal konyol lainnya.

Sekarang kami sudah kelas 3, mungkin saja sebentar lagi kami akan berpisah. Tapi Insya Allah kami ikhlas karena kami adalah dua orang sahabat yang saling mencintai, bertemu karna Allah dan berpisah karna Allah. Bagaimana dengan mu sobat?

Wassalamualaykum Wr. Wb.




Mengincar perlindungan Allah #1 - Sahabat

Posted by : The Blog 25
Minggu, 01 April 2012
2 Comments

Do'a Setelah Solat:


Aúudzu billaahi minasy-syaitthoonir-rojim

Bismillahir-rahmannir-rahhim

Alhamdulillah rabbil alamin

Hamdan syakirin

Hamdan naimin

Hamdan yu a fi’u wa yu kafi’u majidah

Ya Rabbana laka hamdu

Kama yan bagi lijalali wajahikal karimi wali ajimi sultanika

Allahuma salli wa sallim a'la sayidina muhammad, wa a’la a’li sayidina muhammad



Robbana dzolamna angfusana wailang taughfirlana watarhamna lanakunnana minalkhosirin



Robbanaghfirlana wali ikhwaninaladzi nasabaku na bil iman wala taj al fikulu bina ghillalilladzinaamanu

Robbana innaka roufurrohim



Rabbana latuzighkulubana ba'dait haida tana wahablana milladung karohmah innaka antal wahhab



Rabbana'ghfirli wa li walidayya walil-Mu'minina yawma yaqumul-Hisab



Rabbana la tu'akhizna in-nasina aw akh-ta'na

Rab-bana wa la tahmil 'alayna isran kama hamaltahu 'ala-lladhina min qablina

Rab-bana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih

wa-'fu 'anna wa 'ghfirlana warhamna anta Maulana fansurna 'alal-qawmil kafirin



Robbana atina fiddunya khasanah wafil akhiroti khasanah waqina adzabannar



Rabbana taqabbal minna innaka antas sami’ul ‘alim

Watub'alaina Innaka Antattawwaburrohiim



Wasallallahu ala sayyidina muhammadin wa a’la a’li sayidina muhammad



Subkhanarobbika robbil izzati ammaya'sifun wasalamun ala mursalin walkhamdulillahirobbil alamin

Do'a

Posted by : The Blog 25 0 Comments


28 langkah menuju kebahagiaan oleh Sheikh `A'id Al-Qarni
Berikut ini adalah tips-tips untuk mencapai kebahagiaan yang diberikan oleh Sheikh `A'id Al-Qarni (Pengarang buku La Tahzan / Jangan bersedih):

1. Apabila anda berada pada pagi hari, jangan menunggu datangnya waktu sore. Hiduplah dalam batasan hari ini saja. Curahkan perhatian anda untuk memperbaiki hari ini. Hal ini dijelaskan dalam hadits berikut:

"Ketika kamu di sore hari, jangan mengharap untuk melihat esok pagi, dan ketika anda di pagi hari jangan mengharap untuk melihat sore hari."(Al-Bukhari)

2. Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang
terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohon.

3. Biarkan masa depan datang dengan sendirinya. Jangan mencemaskan hari esok, kerana jika anda telah memperbaiki hari ini, pastilah hari esok akan baik pula.

4. Jangan mudah tergoncang pada kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian dan sadarilah bahwa kritikan itu akan mengangkat harga diri Anda setara dengan kritikan tersebut.

5. Yakinlah kepada Allah SWT dan berbuat baik; kedua hal itu adalah resep agar hidup anda lancar dan bahagia.

6. Ketahuilah, bahwa dengan dzikir kepada Allah, hati menjadi tenang dan dosa akan terhapus. Dengan dzikir pula, Zat Yang Maha Mengetahui segala hal yang ghaib akan meridhai dan segala kesusahan akan sirna.

7. Anda harus tahu dengan pasti bahwa semua yang terjadi telah sesuai qada' nya.

8. Jangan pernah mengharap ucapan terima kasih dari orang lain. Cukup bagi anda pahala yang diberikan oleh Dzat tempat bergantung semua makhluk. Anda tak perlu takut kepada orang kufur, pendendam, dan iri.

9. Persiapkan diri Anda untuk menerima kemungkinan terburuk

10. Mungkin yang telah terjadi adalah yang terbaik untuk anda meskipun anda belum memahaminya kenapa bisa seperti itu.

11. Semua qadha’ bagi seseorang muslim baik adanya.

12. Hitunglah segala nikmat yang telah Allah berikan kepada anda dan bersyukurlah atas nikmat-nikmat tersebut.

13. Keadaan anda lebih baik dibanding yang lain.

14. Kemudahan selalu ada bahkan di tiap kesusahan akan ada kemudahan.

15. Ketika dalam kesulitan seseorang harus selalu shalat dan berdoa sedangkan ketika diberikan kemudahan seseorang harus bersyukur dan berterimakasih.

16. Bencana-bencana yang datang menguji anda semestinya memperkuat hati anda dan membentuk kembali pandangan anda dalam cara yang positif.

17. Jangan biarkan hal-hal yang sepele menjadi sebab kehancuran anda.

18. Selalu ingat bahwa Tuhanmu adalah Maha Pengampun.

19. Kembangkan sikap luwes dan hindari marah.

20. Kehidupan ini tak lebih hanya sekedar roti, air dan bayangan. Maka tak usahlah bersedih jika semua itu ada.

(Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan
terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.) (Adz-Dzaariyaat 51: 22)

21. Sesuatu yang paling jahat yang semestinya terjadi akhirnya tidak pernah terjadi.

22. Lihatlah mereka yang diberikan kesusahan lebih daripada kita dan bersyukurlah bahwa kita diberikan sedikit kesusahan dibanding mereka.

23. Camkan di pikiran bahwa Allah SWT mencintai mereka yang tabah dalam menghadapi ujian, jadilah seperti salah satu dari mereka.

24. Secara rutin ucapkanlah doa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika kita menjalani masa-masa sulit.

25. Bekerja keraslah pada sesuatu yang menghasilkan dan jauhi kemalasan.

26. Jangan menyebarkan gosip dan jangan pula mendengarkannya. Jika anda mendengar gosip secara tidak sengaja maka janganlah mempercayainya.

27. Ketahuilah bahwa kebencian dan usaha anda untuk membalas dendam lebih berbahaya bagi kesehatan anda sendiri dibandingkan ke musuh anda.

28. Kesukaran yang menimpamu akan menghapus dosa-dosamu seandainya kamu bersabar.


Sumber: Islamonline

28 langkah menuju kebahagiaan oleh Sheikh `A'id Al-Qarni

Posted by : The Blog 25
Sabtu, 31 Maret 2012
0 Comments

Assalamualaykum Wr. Wb.

Hai sobat, setelah sekian lama i-net di rumah saya sangat lemot akhirnya jadi normal (lemot) kembali.. Hehe.. Alhamdulillah i-net nya lemot dari pada mati..

Ok, kali ini saya akan membahas tentang solat subuh.. Berbicara solat subuh pasti langsung terbayang dengan suasana subuh yang masih gelap gulita ya kan?? Di mana angin bertiup dengan lembutnya membuat badan kita enggan bangun dari tempat tidur meski telinga sudah mendengar "Asholatu khairum minannaum!!~".. Haha.. Tenang sobat saya juga masih suka gitu kok.. Malah dlu kalo mendengar adzan subuh saya langsung mencari selimut dan membenarkan posisi tidur, sambil berkata dalam hati "Wah adzan subuh, katanya waktu paling enak buat tidur nih.." PLAAK!!~ Yang begini jangan ditiru ya..

Ehem.. Tujuan saya di sini bukan untuk memberi tahu sobat nikmatnya tidur saat adzan subuh.. Tapi saya mau membakar semangat sobat agar rajin solat subuh berjamaah di masjid ataupun mushola..

Sebelumnya yuk kita simak artikel ini:

Seorang ulama besar Pakistan, Syaikh Maulana Tariq Jamil menyampaikan pengalaman da'wahnya ketika pergi da'wah di negri Jordania. Ketika di Jordania Beliau pergi ke daerah perbatasan Jordania-Israel. Sampai di daerah perbatasan, ketika rombongannya Syaikh Maulana Tariq Jamil selesai menunaikan solat subuh disalah satu masjid di dekat perbatasan, tiba-tiba seorang tentara Israel dari luar melihat kearah dalam Masjid. Setelah melihat sebentar lalu tentara Israel itu langsung pergi. Maka Syaikh Maulana Tariq Jamil menghampiri tentara Israel itu dan bertanya apa yang dia tadi lakukan.

"Saya hanya ingin melihat berapa jumlah orang Islam yang hadir solat subuh di Masjid,"kata tentara Israel itu.

Syaikh Maulana Tariq Jamil sambil keheranan bertanya "kenapa?"

Dia pun menjawab "di dalam kitab kami (Kitab Taurat) ada tertulis "Jika diseluruh dunia jumlah orang Islam yang hadir untuk solat subuh berjemaah di masjid sama banyak dengan jumlah jemaah solat Jumat, maka saat itu Israel akan hancur." tetapi ketika tadi saya lihat di masjid jumlah orang Islam yang datang untuk solat subuh berjemaah masih sedikit, maka hati saya tenang, karena umat Islam pasti tidak bisa kalahkan kami."

Mendengar pembicaraan ini Syaikh Maulana Tariq Jamil sangat keheranan.

Bagaimana sobat? bahkan tentara israel saja mengakui kehebatan solat subuh.. Gak usah dulu deh sobat bergaya pake bendera palestine di dada kalau subuh aja masih malas.. Gak usah dulu deh sobat dikit dikit bahas zionisme kalau adzan subuh aja masih selimutan.. Dan gak perlu deh sobat takut dengan lambang lambang segitiga di berbagai sudut sekolah dan segi enam di lapangan sekolah (Nyindir skolah saya :p), karna sobat sebenarnya bisa mengalahkannya dengan solat subuh..

Lalu bagaimana bisa kita melaksanakan solat subuh dengan jamaah yang sebanding dengan solat jum'at? Bisa sobat.. Jika setiap umat muslim menanamkan rasa cinta kepada Allah SWT lebih dari pada cinta pada siapa pun.. Coba sobat fikir, saat sobat lagi ngebet sama seseorang yang sobat suka, pasti sobat bakal kejar terus tuh orang.. Sobat akan kabulin permintaannya.. Minta tolong apapun langsung beres walau kerjaan sendiri belum kelar.. Disuruh jemput pun tetep jalan kan meski hujan badai menghadang.. Ceileh.. (Kebanyakan bukan pengalaman tapi analisa :p) Gitu juga saat kita sudah cinta pada Allah SWT, kita akan menanti nanti waktu dimana kita dapat bertemu dengannya.. Kita akan selalu menjawab panggilannya.. Jadi sebenarnya tanpa ada kata kata "Asholatu khairum minannaum!!~" saat mendengar adzan kita harus cepat-cepat bangkit dan menuju masjid karna saat itulah kita dapat bertemu dengan-Nya.. Kyak ngapel gitu deh.. Haha..

Berikut adalah beberapa keutamaan solat subuh, agar kita lebih semangat lagi untuk solat subuh:

1.Allah subhanahu wata'ala membanggakan dihadapan para malaikat orang yang meninggalkan pembaringannya lalu bangun mengerjakan shalat.

Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

"Allah subhanahu wata'ala takjub melihat seorang lelaki yang banguin dari pembaringan dan kasurnya meninggalkan keluarga dan kekasihnya untuk mengerjakan shalat. Allah subhanahu wata'ala berkata: Wahai malaikat-malaikat-Ku, lihatlah hamba-Ku itu, ia bangun dari pembaringan dan kasurnya meninggalkan keluarga dan kekasihnya untuk mengerjakan shalat karena mengharap pahala dari sisih-Ku dan merindukan apa yang ada di sisih-Ku."
(HR.Ahmad dan di shahihkan oleh Al-Albani dalam misykaatul mashaabih(1251))

2.Siapa saja yang keluar untuk mengerjakan shalat fajar berjama'ah niscaya Allah akan memberinya cahaya pada hari kegelapan.

Buraidah al-Aslami radhiallahu'anhu berkata, Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

" Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di kegelapan ke masjid berupa cahaya yang sempurna pada hari kiamat kelak."
(HR.At-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibn Majah dengan sanad shahih, dan di shahihkan oleh Al-Albani dalam shahih sunan Abu Dawud (III/88))

Di kegelapan maksudnya shalat isya' dan subuh. Sabda Nabi shallallahu'alaihi wasallam: "ke masjid," menunjukkan bahwa cahaya ini di berikan kepada orang-orang yang mengerjakan shalat isya' dan shubuh berjama'ah.

3.Kemudian apabila kamu mengerjakan shalat fajar berjama'ah niscaya akan di tulis bagimu pahala qiyamul lail.

Betapa besar keutamaan ini, di tuliskan bagimu pahala qiyamul lail(shalat malam) sementara kamu tidur di atas pembaringanmu, bilamana kamu bangun untuk mengerjakan shalat fajar dan menunaikannya berjama'ah.

Ustman bin Affan radhiallahu'anhu berkata, Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

"barang siapa mengerjakan shalat isya' bersama jama'ah seolah-olah ia mengerjakan shalat separuh malam. Dan barang siapa shalat shubuh bersama jama'ah seolah-olah ia mengerjakan shalat semalam penuh."
(HR.Muslim)

4.Para malaikat berkumpul dan mendoakan orang-orang yang mengerjakan shalat shubuh berjama'ah.

Allah subhanahu wata'ala berfirman:

"Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)".(QS.Al-Isra:78)

Ahli tafsir mengatakan, "Yang di maksud qur'anal fajri adalah shalat fajar."
Masyhuuda yakni di hadiri malaikat malam dan malaikat siang.

Abu Hurairah radhiallahu'anhu berkata, Aku mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

"Shalat berjama'ah lebih utama dua puluh lima kali lipat daripada shalat kamu sendirian. Malaikat malam dan malaikat siang berkumpul menghadiri shalat fajar."

Kemudian Abu Hurairah radhiallahu'anhu berkata,"Silahkan kamu baca:
Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).(QS.Al-Isra:78)
(HR.Bukhari)

5.Jaminan Surga dan terhindar dari api Neraka.

Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
"Barang siapa shalat Al-Bardain niscaya masuk Surga."
(HR.Bukhari dan Muslim)

Shalat Al-Bardain adalah shalat Subuh dan shalat 'Ashar.

Dalam hadist lain Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
"Tidak akan masuk Neraka orang yang shalat sebelum terbit matahari dan shalat sebelum terbenam matahari."
Yakni shalat fajar dan 'Ashar.
(HR.muslim)

6.Berada dalam perlindungan Allah subhanahu wata'ala.

Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:
"Barang siapa shalat Shubuh, maka ia berada dalam perlindungan Allah."
(HR.Muslim)

Dan masih banyak lagi keutamaan lainnya. Wiih.. Super bangetkan manfaat bagi orang orang yang melaksanakan solat subuh berjamaah.. Bahkan gak cuma dari segi agama manfaatnya tapi juga dari segi kesehatan..

Pada waktu pukul 6 pagi sampai pukul 12 siang, serangan jantung akan menjadi cepat pada waktu-waktu tersebut. Pada saat itu terjadi peningkatan tegangan saraf simpatis, dan penurunan tegangan saraf parasimpatis.

Pada waktu pagi dini hari sekitar pukul 3 pagi sampai siang hari, secara perlahan dalam tubuh manusia terjadi peningkatan adrenalin menyebabkan tekanan darah meningkat. Selanjutnya terjadi peningkatan aktifitas agregasi tombrosit (sifat saling menempel pada sel tombrosit yang mengakibatkan darah membeku) walaupun kita tertidur. Penyempitan pembuluh darah berefek negatif bagi tubuh karena pengaruh lancar atau tidaknya aliran darah. Tubuh memerlukan suatu zat yang ada pada sel pembuluh darah untuk melebarkan kembali pembuluh darah. Zat tersebut bernama NO (Nitrik Oksida).

Saat kita bangun di pagi hari menjalankan sholat, tubuh akan aktif menaikkan kadar zat NO dalam tubuh. Gerakan-gerakan yang dibangun pada pagi hari membuat produksi zat NO naik lebih cepat sehingga mencegah darah membeku karena efek agregasi tombrosit berkurang. Setelah sholat tentunya kita melakukan hal lain, misal mengaji, menyiapkan sarapan, olahraga dan lainnya.

Mandi sebelum sholat subuh lebih sehat lagi. Karena tubuh cepat bangun dari rasa lemas mengantuk sehingga pikiran lebih cemerlang. Mandi sebelum sholat memiliki keuntungan berharga yaitu kita melaksanakan sholat subuh dengan keadaan tubuh segar dan pikiran jernih sehingga bisa menghadap Allah dengan percaya diri.

Bangun di pagi buta dan melakukan gerakan, maka dipastikan akan membantu mencegah penyakit kardiovaskular.

Mungkin ada sobat yang memang sudah mengetahui keutamaan dan manfaat tersebut tapi masih malas untuk berangkat solat subuh.. Idih.. Malu-malu in aja.. Nih saya kasih tahu mengapa saya malu saat tidak solat subuh berjamaah di masjid..

Simak kisah berikut:

Abdullah bin Ummi Maktum adalah salah seorang sahabat yang mulia. Dia menjadi salah satu sebab turunnya surah 'Abasa. Suatu hari, Abdullah bin Ummi Maktum mengikuti pengajian Rasulullah SAW. Dalam kesempatan itu, Rasul menyampaikan akan kewajiban setiap Muslim yang mendengar azan untuk segera menunaikan shalat. Karena kondisi fisiknya, yakni matanya yang buta, ia memberanikan diri bertanya kepada Rasulullah SAW.

"Wahai Rasulullah SAW, apakah saya juga diwajibkan kendati saya tidak bisa melihat?" tanya Ibnu Ummi Maktum. Rasul menjawab, "Apakah kamu mendengar seruan azan?" Ibnu Ummi Maktum menjawab, "Ya, saya mendengarnya." Rasul pun memerintahkannya agar ia tetap pergi ke masjid meskipun sambil merangkak.

Nah yang buta aja sama Rasul tetap disuruh ke masjid.. Gimana yang sehat bugar seperti kita?? Malu dong.. Ya, do'a saja agar Allah SWT tidak mencabut nikmat yang telah diberikan-Nya saat kita enggan menjawab panggilannya.. Hii serem..

Nah gimana sobat.. Masih mau ninggalin solat subuh berjamaah di masjid?? Ayo mulai saat ini kita ramaikan masjid.. Mumpung masih muda.. Haha.. Semoga artikel ini bermafaat baik bagi saya pribadi dan sobat pembaca..

Wassalamualaykum Wr. Wb.

Solat Subuh di Masjid?? Wuaaayukk!!~

Posted by : The Blog 25
Minggu, 19 Februari 2012
0 Comments

- Copyright © Yoga Ady Samudra - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -